Jembatan Beatrix
Menurut Bapak Junaidi T Noor, bahwa Tebo juga mempunyai jembatan Beatrix peningalan kolonial Belanda yang sama dengan jembatan Beatrix di Kabupaten Sarolagun-Jambi, namun jembatan Beatrix di Kabupaten Tebo tersebut hancur sewaktu terjadi revolusi kemerdekaan di Tebo, dan seperti nya jembatan yang di maksud Bapak Junaidi T Noor tsbt adalah jembatan Beatrix Tebo yang ada di Desa Pulau Musang VII Koto Ilir Tebo, dan saya sempat Memotret jembatan Beatrix Tebo di Desa Pulau Musang VII Koto Ilir tsbt, ini photo sisa jembatan Beatrix peningalan kolonial Belanda yg ada di Desa Pulau Musang VII koto ilir tersebut.
Setelah saya amati sisa Bangunan jembatan ini, bentuk nya memang sama dengan Jembatan Beatrix di Kabupaten Sarolagun, tp Tengah jembatan ini hilang, mungkin ini jembatan Beatrix Tebo yang dikatakan Bapak Junaidi T Noor tsbt, jika melihat Tengah jembatan ini hilang, saya membayangkan seperti apa perang yang terjadi di jembatan Beatrix Tebo ini mpe menghancurkan jembatan ini, atau mungkin ada cerita sejarah lain yang tahu tentang sejarah jembatan Beatrix Tebo ini yg Sebenarnya,
Setelah saya amati sisa Bangunan jembatan ini, bentuk nya memang sama dengan Jembatan Beatrix di Kabupaten Sarolagun, tp Tengah jembatan ini hilang, mungkin ini jembatan Beatrix Tebo yang dikatakan Bapak Junaidi T Noor tsbt, jika melihat Tengah jembatan ini hilang, saya membayangkan seperti apa perang yang terjadi di jembatan Beatrix Tebo ini mpe menghancurkan jembatan ini, atau mungkin ada cerita sejarah lain yang tahu tentang sejarah jembatan Beatrix Tebo ini yg Sebenarnya,

Sepertinya jembatan ini sama percis dengan jembatan muara rupit. Busurnya lebih pendek drpd busur jembatan sarolangun..hanya saja jumlah busurnya lebih banyak. Jembatan beatrix sarolangun 4 busur dengan 12 tiang per busur. Jembatan muara rupit 5 busur dengan 8 tiang per busur, sama dengan jumlah tiang perbusur jembatan ini, yakni 8 per busur.
BalasHapus